TUGAS MANDIRI 4

on Sabtu, 11 Desember 2010

BAGI PENGUNJUNG BLOG INI YANG INGIN MENDONWLOAD FILE MATERI TM 4 SILAHKAN KLIK DISINI

GANTI TEMPLATE

on Selasa, 26 Oktober 2010

Pertama-tama login dulu ya.....???

habis itu pilih rancangan






kemudian pilih rancangan template


setelah itu ada beberapa pilihan template dari blogger


lalu pilih aja sesuka hati....?????

ada juga tempalte yang premium.....
caranya pilih edit HTML....

tinggal unggah file yang mempunyai extensi xml  contoh ( nature.xml ) file ini bisa di dapat di website-website.

selesai deh ganti template nya.... tinggal atur-atur aja tata letaknya.... biar lebih indah.....

ini hasil sebelum dah sesudahnya :

SEBELUM


KASUS PADA REMAJA

on Selasa, 19 Oktober 2010

REMAJA YANG SUKA SELINGKUH



    Sebut saja namanya Mawar (17 tahun),siswi kelas 2 disalah satu SMA swasta diYogyakarta. Dia telah memiliki seorang kekasih. Sebut saja namanya Alex. Mereka sudah berpacaran selama 1 tahun. Sebenarnya hubungan mereka baik-baik saja,tetapi si perempuan suka selingkuh kalau di belakang kekasihnya. Dia berbuat seperti itu karena kekasihnya menurut dia tidak begitu peduli padanya. Kalau di depan saja si perempuan di sayang,di pedulikan.tetapi kalau di belakangnya si laki-laki jarang menghubunginya. Semisal si perempuan menghubungi (entah telepon atau sms) si  laki-laki tidak menggubrisnya. Itu sebabnya si perempuan merasa terabaikan sehingga dia sering “ bermain” laki-laki lain di belakang kekasihnya.tetapi iyu semua hanya di lakukan untuk kesenangan semata untuk sedikit melupakan kebiasaan kekasihnya yang sering mengacuhkannya.

    Suatu hari si perempuan sedang jalan-jalan bersama teman-temannya dia mendapat kenalan dengan seorang laki-laki sebut saja namanya Andre. Waktu terus berjalan hingga akhirnya pun mereka sering berkomunikasi dan akhirnya berpacaran,meskipun si perempuan telah meliki kekasih. Dengan selingkuhannya ini si perempuan merasa senang karena sering di pedulikan, di sayang sehingga dia  tetap melakukan perselingkuhan ini,tanpa sepengetahuan pacarnya. Tetapi disisi lain dia juga sangat sayang terhadap kekasihnya itu sampai dia tidak mau kehilangannya.

    Cara perempuan tersebut membagi waktu antara pacarnya dengan selingkuhannya tersenut adalah dia berprinsip “ Siapa cepat dia dapat”  artinya siapa yang lebih dulu mengajak dia pergi maka dia yang akan jalan dengan si perempuan,walaupun dia sering berbohong kepada pacarnya.Kalau semisal yang pertama mengajak pergi pacarnya maka selingkuhannya mengerti karena sebelumnya selingkuhannya tersebut telah mengetahui kalau si perempuan telah memiliki seorang lelaki. Sebaliknya,kalau yang pertama mengajak pergi si perempuan adalah selingkuhannya,maka si perempuan harus pintar-pintar mencari alasan untuk bicara kepada kekasihnya,misal si perempuan bilang kalu dia lagi pergi bersama ibunya atau lagi pergi bersama teman-temannya. Meskipun si perempuan selingkuh tetapi kalu mereka perkgi dengan selingkuhannya mereka hanya sekedar makan dan jalan-jalan biasa saja.

    Semua itu dilakukan si perempuan hanya sekedar untuk bersenang – senang semata saja karena si perempuan sangat sayang pada kekasinya dan tidak mau kehilangan kekasihnya itu.

Manfaat Dongeng pada Psikologi Anak

on

Manfaat dan Kekuatan Dongeng pada Psikologi Anak


Pada zaman serba canggih seperti sekarang, kegiatan mendongeng di mata anak-anak tidak populer lagi. Sejak bangun hingga menjelang tidur, mereka dihadapkan pada televisi yang menyajikan beragam acara, mulai dari film kartun, kuis, hingga sinetron yang acapkali bukan tontonan yang pas untuk anak. Kalaupun mereka bosan dengan acara yang disajikan, mereka dapat pindah pada permainan lain seperti videogame.

KENDATI demikian, kegiatan mendongeng sebetulnya bisa memikat dan mendatangkan banyak manfaat, bukan hanya untuk anak-anak tetapi juga orang tua yang mendongeng untuk anaknya. Kegiatan ini dapat mempererat ikatan dan komunikasi yang terjalin antara orang tua dan anak. Para pakar menyatakan ada beberapa manfaat lain yang dapat digali dari kegiatan mendongeng ini.

Pertama, anak dapat mengasah daya pikir dan imajinasinya. Hal yang belum tentu dapat terpenuhi bila anak hanya menonton dari televisi. Anak dapat membentuk visualisasinya sendiri dari cerita yang didengarkan. Ia dapat membayangkan seperti apa tokoh-tokoh maupun situasi yang muncul dari dongeng tersebut. Lama-kelamaan anak dapat melatih kreativitas dengan cara ini.

Kedua, cerita atau dongeng merupakan media yang efektif untuk menanamkan berbagai nilai dan etika kepada anak, bahkan untuk menumbuhkan rasa empati. Misalnya nilai-nilai kejujuran, rendah hati, kesetiakawanan, kerja keras, maupun tentang berbagai kebiasaan sehari-hari seprti pentingnya makan sayur dan menggosok gigi. Anak juga diharapkan dapat lebih mudah menyerap berbagai nilai tersebut karena Kak Agam di sini tidak bersikap memerintah atau menggurui, sebaliknya para tokoh cerita dalam dongeng tersebutlah yang diharapkan menjadi contoh atau teladan bagi anak.

Ketiga, dongeng dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan minat baca anak. Setelah tertarik pada berbagai dongeng yang diceritakan Kak Agam, anak diharapkan mulai menumbuhkan ketertarikannya pada buku. Diawali dengan buku-buku dongeng yang kerap didengarnya, kemudian meluas pada buku-buku lain seperti buku pengetahuan, sains, agama, dan sebagainya.

Tidak ada batasan usia yang ketat mengenai kapan sebaiknya anak dapat mulai diberi dongeng oleh Kak agam. Untuk anak-anak usia prasekolah, dongeng dapat membantu mengembangkan kosa kata. Hanya saja cerita yang dipilihkan tentu saja yang sederhana dan kerap ditemui anak sehari-hari. Misalnya dongeng-dongeng tentang binatang. Sedangkan untuk anak-anak usia sekolah dasar dapat dipilihkan cerita yang mengandung teladan, nilai dan pesan moral serta problem solving. Harapannya nilai dan pesan tersebut kemudian dapat diterapkan anak dalam kehidupan sehari-hari.

Keberhasilan suatu dongeng tidak saja ditentukan oleh daya rangsang imajinatifnya, tapi juga kesadaran dan kemampuan pendongeng untuk menyajikannya secara menarik. Untuk itu Kak Agam dapat menggunakan berbagai alat bantu seperti boneka atau berbagai buku cerita sebagai sumber yang dapat dibaca oleh orang tua sebelum mendongeng.

Manfaat Dongeng untuk anak :

1. Mengasah daya pikir dan imajinasi
2. Menanamkan berbagi nilai dan etika
3. Menumbuhkan minat baca

Kekuatan Dongeng pada Anak

Kak Bimo, seorang pecinta anak-anak, guru, trainer, sekaligus pendongeng yang sangat fasih dan piawai. Di kotanya Yogyakarta penulis mengenalnya tak hanya lantaran kemampuannya menyihir anak-anak dengan dramatis, namun juga karena muatan pesan moral yang dalam serta komprehensif mampu diselipkan dengan sangat apik dan tak membebani. Anak-anak demikian terbius segenap perhatian dan pikirannya pada alur cerita sederhana namun enak diikuti selama dongeng berlangsung. Kemudian kita mungkin mengenal PM Toh, pendongeng asal Aceh yang selalu mementingkan interaksi serta suasana yang aman dan nyaman bagi anak-anak yang mendengarkannya. Selain itu tak asing bagi kita yakni Kusumo Priyono, maestro dongeng Indonesia yang berpendapat bahwa dalam mendongeng biasanya ada sesuatu yang ingin disampaikan, terutama moral dan budi pekerti. Selain itu, yang tak kalah penting adalah sarat nuansa hiburan bagi anak-anak (edukatif dan kreatif) sehingga anak merasa senang dan terhibur. Demikianlah, anak-anak memang sangat senang mendengarkan cerita atau dongeng. Terutama cerita yang dibacakan oleh orang tua atau orang dewasa.

Menimbang Manfaat Dongeng

Tak bisa disangkal bahwa dongeng memang memiliki daya tarik tersendiri. Di sebagian sisi, terjadi suatu fenomena klise, bahwa anak-anak sebelum tidur kerap minta mendengar dongeng yang dikisahkan oleh ibu, nenek, atau orang dewasa yang berusaha menidurkannya. Meski bisa saja ditafsirkan bahwa dongeng tak selamanya menyenangkan, namun kenyataannya memang dongeng mudah membuat anak tertidur, disamping dongeng disetujui sebagai aktifitas rileks memang memiliki potensi konstruktif untuk mendukung pertumbuhkembangan mental anak. Bercerita atau mendongeng dalam bahasa Inggris disebut storytelling, memiliki banyak manfaat. Manfaat tersebut diantaranya adalah mampu mengembangkan daya pikir dan imajinasi anak, mengembangkan kemampuan berbicara anak, mengembangkan daya sosialisasi anak dan yang terutama adalah sarana komunikasi anak dengan orang tuanya. (Media Indonesia, 2006). Kalangan ahli psikologi menyarankan agar orangtua membiasakan mendongeng untuk mengurangi pengaruh buruk alat permainan modern. Hal itu dipentingkan mengingat interaksi langsung antara anak balita dengan orangtuanya dengan mendongeng sangat berpengaruh dalam membentuk karakter anak menjelang dewasa.

Selain itu, dari berbagai cara untuk mendidik anak, dongeng merupakan cara yang tak kalah ampuh dan efektif untuk memberikan human touch atau sentuhan manusiawi dan sportifitas bagi anak. Melalui dongeng pula jelajah cakrawala pemikiran anak akan menjadi lebih baik, lebih kritis, dan cerdas. Anak juga bisa memahami hal mana yang perlu ditiru dan yang tidak boleh ditiru. Hal ini akan membantu mereka dalam mengidentifikasikan diri dengan lingkungan sekitar disamping memudahkan mereka menilai dan memposisikan diri di tengah-tengah orang lain. Sebaliknya, anak yang kurang imajinasi bisa berakibat pada pergaulan yang kurang, sulit bersosialisasi atau beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Namun terlepas dari setumpuk teori manfaat tersebut, rasanya kita tetap harus berhati-hati. Karena jika kita kurang teliti, cukup banyak dongeng mengandung kisah yang justru rawan menjadi teladan buruk bagi anak-anak. Sebut saja dongeng rakyat tentang Sangkuriang yang secara eksplisit mengisahkan bahwa ibu kandung Sang-kuriang gara-gara bersumpah akan menjadi istri pihak yang mengambil peralatan tenun yang jatuh terpaksa menikah dengan seekor anjing. Tak cukup itu kondisi diperparah oleh kisah bahwa setelah membunuh sang anjing yang notabene adalah ayah kandungnya sendiri Sangkuriang sempat jatuh cinta dalam makna asmara kepada Dayang Sumbi, ibu kandungnya sendiri. Belum terhitung kelicikan Dayang Sumbi membangunkan ayam jago agar berkokok sebelum saat fajar benar-benar tiba, demi mengecoh Sangkuriang agar menduga dirinya gagal memenuhi permintaan Dayang Sumbi yakni merampungkan pembuatan perahu dalam satu malam saja. Karena muatan-muatan pada cerita dongeng harus dipertimbangkan dengan kondisi psikologi yang mungkin deserap oleh sang anak, jangan sampai terjadi kesalahan pemahaman dari dongeng yang dimaksudkan positif malah menjadi negatif.

IDENTITAS DIRI

on





                         Nama     : FITRI ENDANG LESTARI
NIM        : 6085111001
Prodi     : PSIKOLOGI
               Alamat   :JLAGRAN GT 2 / 374
                            TTL        :YOGYAKARTA,17 MEI 1989